Rabu, 29 Maret 2017

Modul F KP I : Ruang Lingkup Pembelajaran Berbasis TIK



Modul F KP 1 : Ruang Lingkup Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi

Menurut Pusat Kurikulum Indonesia (2008), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information and Communication Technology (ICT) mencakup dua aspek kata yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.


Teknologi informasi berkaitan dengan proses manipulasi dan pemprosesan informasi, sedangkan teknologi komunikasi berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima. Singkatnya bahwa informasi merupakan hasil dari sebuah data yang telah diproses dan menjadi data yang akan diolah menjadi informasi yang lainnya.


Komputer untuk pembelajaran sering diistilahkan dengan pembelajaran berbasis komputer atau yang sering disebut Computer Assisted Instruction (CAI) oleh Hick and Hyde. Gatot Pramono (2008: 3) memberikan batasan istilah yang spesifik bagi suatu paket pembelajaran berbasis komputer adalah CAI, CAL (Computer Assisted Learning) atau CBL (Computer Based Learning).


Multimedia adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau penggunaan sejumlah teknologi berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media dengan cara baru untuk tujuan pembelajaran yang lebih efektif.


Beberapa keuntungan pemanfaatan komputer dalam pembelajaran menurut, Roblyer & Edward, (2000; 13); Mappalotteng, A.M. (2011:10):


1. Motivasi dapat meningkatkan perhatian pembelajar, melibatkan pembelajar menghasilkan pekerjaan dan meningkatkan kontrol belajar 

2. Dukungan terhadap pendekatan pengajaran baru yakni kooperatif, share intellegence, problem solving, kecakapan intelektual tingkat tinggi

3. Kapabilitas pengajaran (instructional) dapat menghubungkan pembelajar pada sumber informasi, menolong pembelajar memvisualisasi masalah dan persoalan, pelacakan perkembangan belajar, menghubungkan pembelajar pada learning tools

4. Peningkatan produktivitas pengajar, pengajar memiliki waktu luang dalam pembelajar sebagai fasilitator, menyediakan informasi yang lebih akurat dan cepat, memberi kesempatan pengajar untuk memproduksi bahan pengajaran menjadi lebih menarik dan student-friendly secara lebih cepat

5.Membantu melatih kecakapan yang dibutuhkan dalam era teknologi informasi antara lain untuk melek teknologi, informasi dan visual.

Secara operasional, yang dimaksud dengan pembelajaran berbasis TIK adalah aktivitas pembelajaran  yang didukung oleh infrastruktur TIK, menggunakan aplikasi pengelolaan pembelajaran dan aturan yang
dirancangkan menggunakan konten digital (Digital Based Content).

 Berdasarkan fungsi teknologi, perangkat komputer dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu:

1. Hardware (Perangkat Keras)

Hardware (perangkat keras) terdiri dari :

  • Piranti masukkan (input device) : Mouse, keyboard, scanner
  • Piranti Pengolah (central Processing Unit= CPU), Arithmetic Logic Unit (ALU), Control Unit (CU)
  • Piranti Keluaran (output device) : Speaker, monitor, printer dan Penyimpan Cadangan/Backing Storage (Storage Device); berfungsi untuk menyimpan informasi non aktif di dalam komputer. Contoh : Harddisk, Floppy (CD-ROM, CD-R, CD-RW,dll).

2. Software (Perangkat Lunak)

Instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras agar bekerja sesuai dengan tujuan instruksi disebut perangkat lunak atau software.
Terdiri dari Software sistem dan Software aplikasi.
Software sistem: Sistem Operasional dan Program Utilitas
Software Aplikasi: Dirancang untuk menyelesaikan aplikasi

 Software sistem adalah perangkat lunak yang berhubungan langsung dengan komponen perangkat keras komputer, perawatan, maupun pemrogramannya.

Software Word Processor (pengolah kata) adalah suatu program pengolah dokumen berisi teks dan gambar, memiliki keistimewaan dalam, penulisan, pembentukan (formatting) penambahan, penghapusan, penyimpanan dan pencetakan. Mempunyai ciri khas umum dalam mengolah mulai dari karakter, kata, kalimat, yang akhirnya membentuk suatu paragraf, sekumpulan paragraf membentuk satu halaman, dan kumpulan halaman membentuk sebuah naskah yang dalam hal ini disebut sebagai file atau dokumen.
Software Aplikasi yang membantu pengguna untuk menyelesaikan tugas tugas, sudah tersedia dalam bentuk paket-paket program, seperti Microsoft Office Word, Excel, Winamp, Adobe, Corel Draw, dll

Perangkat Lunak dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Sistem Operasi, adalah bagian perangkat lunak yang mengoperasikan komputer serta menyediakan antarmuka dengan dengan pengguna. Contoh : MS DOS, MS Windows (dengan berbagai generasi), Macintosh (dengan berbagai versi), LINUX (dengan berbagai distribusi), dll
b. Program Utilitas, adalah program khusus yang berfungsi sebagai perangkat pemeliharaan komputer,seperti anti virus, partisi, manajemen hardisk, dll. Contoh: Norton Utilities, PartitionMagic dll
c. Software Aplikasi, adalah program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan spesifik. Contoh : aplikasi akuntansi, aplikasi perbankan, aplikasi manufaktur, dll
d. Program Paket, merupakan program yang dikembangkan untuk kebutuhan umum, Contoh : (a) Presentasi : MS Powerpoint, dll; (b) Desain grafis : Coreldraw, Photoshop, dll; (c) Pengolah kata/editor ; Wordstar, MS Word, Word Perfect, Amipro, dll; (d) Pengolah angka/lembar kerja : Lotus123, MS Excell, dll
 

 Secara sistem komputer terdiri dari tiga perangkat komponen dasar, yaitu :
(1) Perangkat keras (Hardware);
(2) Perangkat Lunak (Software);
(3) Manusia (Brainware).

Manusia (Brainware), peran manusia dalam sistem komputer, diantaranya adalah;
a. Melakukan analisis terhadap permasalahan yang dihadapi, serta merancang pemecahannya dalam bentuk program komputer.
b. Programmer, berperan menerjemahkan rancangan yang dibuat kedalam bahasa pemrograman hingga solusi dapat dijalankan oleh komputer
c. Teknisi, Operator, bertugas merakit dan menjalankan komputer berdasarkan instruksi yang diberikan. Pemanfaatan Komputer untuk desain materi pembelajaran dikembangkan berdasarkan teori kognitif dan teori pembelajaran Adaptive Learning Theory, Preferred Modality Theory dan Cognitive Flexibility Theory.
 

Hatimu Milikmu

 

Duhai hati... berdamailah dengan keadaan sehingga sang empu tentram adanya, senantiasa bersyukur meski ada berjuta rasa yang sukar diterima

Hati,,,sungguh, dirimu adalah cerminan jiwa sang pemiliknya, jika kebaikanmu mampu membuat sang empunya bersuara maka semua orang akan terkesima karenanya, jika kebaikanmu mampu membuat sang empunya memiliki wajah yang berseri-seri bagai bulan purnama maka semua orang akan  bahagia menatapnya lama-lama.

Hati,,, terkadang aku tak pernah mengerti  mengapa kau mampu menampung semua cinta, kasih, benci, amarah dan dendam secara bersama-sama. tidakkah kau lelah dan ingin memilih salah satunya saja???

yah,,,semua tergantung sang empunya hati, tapi sebenarnya siapakah yang berkuasa? hati atau orang tempat dititipkannya hati. Satu yang aku tahu bahwa meski kau hanya bagian terkecil dari tubuh dan jiwa tapi keberadaanmu sangat menentukan apa yang akan dilakukan oleh pemilikmu.

Hati,,, jadilah baik agar semua tetap baik-baik saja !!!

 

 

By. Azahwa queenaya

 




 

My Video Weeding anniversary






Tahapan Produksi Film Pendek



1.     Tahapan Pra Produksi
a. Scripting:
Merupakan ide awal yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan video/film/iklan. Dalam tahap ini dilakukan penulisan naskah/skenario.

b.
Planning:
Merupakan tahapan perencanaan. Hal ini meliputi perencanaan pengambilan gambar, setting tempat, mencari atau meng-casting calon
tokoh/pemeran, mengurus perizinan, menentukan staf dan kru produksi,
merencanakan properti apa saja yang akan digunakan, anggaran biaya,
dan hal-hal lain yang patut untuk direncanakan.

c. Development of Concept:
Dalam tahap ini masing-masing kru sebisa mungkin untuk mengembangkan ide yang telah di dapat dalam pembuatan script sebagai konsep dalam pembuatan video /film /iklan tersebut.

21Tahapan pra produksi juga melakukan hal – hal berikut ini:

· Interpretasi Skenario, analisa naskah yang menyangkut isi cerita, struktur
dramatik, penyajian informasi, dan semua hal yang berhubungan dengan
estetika dan tujuan artistik film.
· Pemilihan Kru, pemilihan dan penentuan kru yang akan terlibat di dalam
proses produksi.
· Casting, penentukan dan pemilihan para pemain utama dan pendukung
yang dibantu oleh Asisten Sutradara dan Casting Director.
· Latihan, penyamaan persepsi karakter tokoh antara sutradara dan para
pemain, pembacaan skenario pada bagian dialog dan action, sutradara
melakukan latihan pemeranan dengan pemain utama, serta melakukan
evaluasi terhadap hasil latihan pemeranan.
· Hunting, peninjauan dan penentuan lokasi yang akan digunakan untuk
shooting.
· Perencanaan shot dan blocking/planning coverage dan staging, perumusan dan menyusunan director shot pada setiap scene, pembuatan ilustrasi staging pemain dan peletakan kamera, serta pembuatan storyboard.

· Praproduksi Final, diskusi/evaluasi bersama-sama dengan crew dan pemain
utama untuk persiapan shooting.

2. Tahapan Produksi
a. Shooting => pengambilan gambar
b. Acting=> masing-masing tokoh memerankan bagiannya sesuai dengan naskah yang telah dibuat.
c. Creating Animation=> hal ini bisa dibuat jika ingin menambahkan sentuhan animasi dalam video/film/iklan kita nanti.
d. Record Sound => pada proses ini kegiatan yang dilakukan adalah merekam suara dari tokoh/pemeran dalam vodeo/film/iklan yang dibuat.
e. Create Text/Graphic => hal ini bisa dibuat jika ingin menambahkan tulisan atau gambar dalam video/film/iklan yang dibuat.

Tahapan produksi juga melakukan hal – hal berikut ini:

· Berdasarkan breakdown shooting, sutradara menjelaskan adegannya
kepada Astradara (Asisten Sutradara) dan Kru utama lainnya tentang urutan
shot yang akan diambil (take).
· Mengkoordinasikan kepada Astrada untuk melakukan latihan blocking pemain yang disesuaikan dengan blocking kamera
· Sutradara memberikan pengarahan terhadap pemain apabila dirasa kurang dalam acting
· Sutradara mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam hal kreatif
apabila ada persoalan di lapangan.
· Melihat hasil shooting.

3. Tahapan Pasca Produksi

· Compositing yaitu menggabungkan semua elemen ke dalam satu media
· Menambahkan efek khusus
· Mengimport materi sumber
· Assamble/edit, menyunting materi sesuai dengan naskah yang ada.
· Menghasilkan output, reproduksi dan distribusi

 

Tahap pasca produksi juga melakukan hal – hal berikut ini:

· Bila ada catatan khusus dari laboratorium (untuk produksi film) atau Editor, Sutradara melihat dan mengevaluasi hasil shooting/materi editing.
· Melihat dan mendiskusikan dengan Editor hasil rought cut dan fine cut.
· Melakukan evaluasi tahap akhir dan diskusi dengan penata musik tentang ilustrasi musik yang telah dikonsepkan terlebih dulu pada saat praproduksi.
· Melakukan evaluasi dan diskusi jalannya mixing berdasarkan konsep suara yang telah ditentukan pada saat praproduksi.
· Berdasarkan konsep warna yang telah ditentukan pada saat praproduksi, Sutradara melakukan koreksi warna di laboratorium/studio, setelah berdiskusi dengan Produser dan Penata Fotografi.

Pentingnya komunikasi yang baik antara pasutri

Menurut penelitian wanita perlu bicara krg lbh 20.000 kata/hari dibandingkan pria yg hanya perlu bicara krg lbh 7000 kata/hari,,,,tetapi pri...